Lembaga Dakwah Kampus LDM , ialah lembaga dakwah mahasiswa yang ada di UIN Sunan Gunung Djati Bandung, tergabung dalam Forum Lembaga dakwah kamus (FSLDK) Nasional, Fokus dalam pembinaan islam, dan juga gerakan sosial, web ini menyediakan informasi, artikel , agenda terdekat, seputar kampus, beasiswa, Lagu nasyid, software, Pendaftaran LDK LDM, Buletin Rabbani, ebook gratis, dan masih banyak lagi.

Senin, 06 Juli 2015

Renungan Diri

Ust. Darlis Fajar
stiker
Saudaraku..

Mungkin karena kita masih sering malas untuk berbenah atas amalan-amalan yang sering bolong, berbenah atas niat-niat hari yang tidak sebening pagi, berbenah untuk langkah-langkah kaki yang tak lagi lurus pada jalan yang abadi, berbenah untuk sujud penghambaan yang semakin hari semakin terasa hambar di hati, berbenah untuk istiqomah yang masih jauh dari dalam diri, berbenah untuk sebuah tadhiyah (pengorbanan) yang masih payah bersama jalan ini, berbenah untuk setiap waktu kita yang habis dengan perkara dunia yang sempit lagi tak punya arti.


kita memang sering malas untuk berubah namun terlalu rajin untuk mengejar bahagia di dunia, sedang akhirat adalah negeri abadi yang bisa jadi indah atau buruk bagi diri.
mungkin karena kita masih sering memiliki banyak alasan. alasan untuk melambatka waktu sahalat, alasan untuk tidak lagi berlama lama dzikir bersama Allah setelah lelah dalam hari, alasan untuk tidak punya waktu di pagi hari , sedang dhuha sudah mulai mengintip bumi, alasan untuk tiap kemalasan kita di malam hari, alasan untuk tidak bersegera melakukan kebaikan bagi orang lain, kita punya banyak seakali alasan untuk mambenarkan padahal sejatinya ia hanyalah cara setan agar kita punya jawaban yang pasti menjejali bahwa paling tidak, ia telah mampu menyesatkan.

kita memang terlalu banyak beralasan, hinggi kita tak lagi punya jawaban untuk tiap masalah yang menimpa diri. kalau sudah begini, apakah kita akan berani menentang Allah jika DIA-pun punya alasan yang pasti untuk menghukumi kita? sedang bagi DIA, kita hanyalah kecil tak berarti.

Semua adalah sedikit  dari banyak cara yang mampu menyadarkan diri kita. Bahwa mungkin kita memang telah pergi meninggalkan kampung akhirat, kita telah lupa pada NYa, dan bersorak-sorak menikmati dunia yang semakin sempit dan menyesakkan. “Dan janganlah kamu seperti orang orang yang lupa kepada Allah, lalu Allah menjadikan mereka lupa kepada diri mereka sendiri. Mereka itulah orang-orang yang fasik.” (Al-Hasyr: 19)
Share:
Diberdayakan oleh Blogger.

Translate

Agenda

Download

Blog Archive

Seputar Kampus

Artikel